
Tokoh yang diambil dalam ujian praktik kelas saya adalah Pater Beek, yaitu sosok agama Katolik yang sangat menginspirasi. Dalam berbagai perjuangan yang Ia lakukan, saya paling terinspirasi dengan pribadinya yang selalu mengandalkan Tuhan kapanpun dan bagaimanapun. Bahkan di detik-detik ketika Ia akan dihukum mati, Ia menganggap bahwa itu merupakan jalan yang diberikan Tuhan dan membiarkan semuanya terjadi sesuai kehendak Tuhan. Ia juga tidak pernah lupa untuk terus berdoa memohon penyertaan Tuhan untuk setiap aksi yang dia lakukan demi membela kebenaran dan kasih. Dari cerita hidupnya, saya bisa menyadari bahwa begitu besar kuasa Tuhan dan doa bisa bekerja di hidup kita. Pada saat itu, Ia tidak jadi dijatuhi hukuman mati, suatu keajaiban yang diberikan Tuhan dan saya menyadari bahwa itulah makna dari perkataan Tuhan “Imanmu telah menyelamatkanmu”. Bahkan ketika Ia sudah bebas, Ia tidak lupa untuk berterima kasih dan mengucap syukur kepada Tuhan atas kebaikannya. Segala keteladan yang diberikan Pater beek ini telah menjadi poin yang sangat menarik untuk saya teladani kedepannya.
Keutamaan Vinsensian yang menonjol dari kisah hidup Pater Beek adalah:
MATI RAGA: Dari kisah hidup Pater Beek, kita bisa melihat bahwa Ia merupakan sosok yang selalu mau berkorban bukan demi kepentingannya sendiri melainkan bagi kepentingan bersama. Ia berjuang demi kemajuan negara dan melindungi para murid-muridnya di seminari. Selain itu, keutamaan mati raga terlihat dari kedisiplinannya dalam berdoa. Meskipun berada dalam tahanan Jepang dan terancam hukuman mati, ia tetap setia berdoa secara diam-diam. Ia tidak meninggalkan Tuhan walaupun situasinya sangat menakutkan. Bahkan ketika nyawanya hampir melayang, ia tetap percaya bahwa Tuhan menyertainya. Selain itu, setelah mengalami penangkapan, ia tetap memilih kembali ke Indonesia untuk melayani lagi. Padahal ia bisa saja mencari tempat yang lebih aman. Hal ini menunjukkan bahwa ia rela berkorban, menahan penderitaan, dan mengutamakan panggilan Tuhan daripada keselamatan dirinya sendiri.
PENYELAMATAN JIWA-JIWA: Keutamaan ini tampak dari keinginannya yang tulus untuk terus melayani umat. Ia tetap mengajar, membimbing, dan membantu banyak orang agar semakin mengenal Tuhan. Walaupun pernah mengalami bahaya besar, ia tidak menyerah pada misinya. Baginya, keselamatan rohani orang lain lebih penting daripada kenyamanan pribadi. Semangat pelayanan inilah yang menunjukkan bahwa hidupnya dipersembahkan untuk menolong sesama.
Dalam pagelaran proyek kolaborasi kelas saya, saya berperan sebagai ketua sie perlengkapan dan anggota sie dekorasi. Dalam tugas ini, saya tidak hanya bertugas untuk mempersiapkan kebutuhan dekorasi, perlengkapan dan menata ruangan, tetapi saya juga terlibat aktif dalam pembangunan suasana dan makna dari penampilan drama ini. Bersama dengan teman-teman yang lain, saya bertugas untuk membuat berbagai properti untuk menyongsong kelancaran pagelaran, seperti kostum sederhana, latar panggung, serta benda-benda lain yang menggambarkan kehidupan tokoh Katolik Indonesia yang ceritanya kami angkat. Kebetulan di cerita Pater Beek, kami harus membuat atribut perjuangan dan perlengkapan yang merefleksikan semangat pelayanan. Proses membuat properti ini menuntut kreativitas, kerja sama, dan ketelitian agar setiap detail terlihat nyata dan membantu penonton memahami cerita.

Dampak positifnya sangat terasa bagi sekitar. Dengan perlengkapan yang lengkap dan dekorasi yang tertata, teman-teman yang berakting dapat tampil lebih percaya diri karena suasana panggung mendukung peran mereka. Penonton juga lebih mudah menghayati alur cerita karena visual yang kami siapkan membuat drama terasa hidup. Selain itu, kerja tim yang solid membuat persiapan menjadi lebih ringan dan menyenangkan, sehingga tercipta kebersamaan dan rasa saling peduli antar anggota kelas.
Bagi diri saya sendiri, pengalaman ini melatih tanggung jawab, manajemen waktu, dan kemampuan memecahkan masalah ketika ada kekurangan bahan atau perubahan rencana. Saya belajar bahwa pekerjaan di balik layar sama pentingnya dengan peran di depan panggung. Melalui sie perlengkapan dan dekorasi, saya merasa bangga karena bisa berkontribusi nyata dalam menyukseskan ujian praktik sekaligus menumbuhkan sikap kreatif, disiplin, dan peduli terhadap tim.

















No responses yet