Kenangan yang indah takkan bisa diulang: BTS UPRAK Mikhael Raymond Prasetya/XIIA4/25

Latest Comments

No comments to show.

Peran saya dalam Uprak Pagelaran ini adalah sebagai Sie Dekorasi, Kostum, Perlengkapan, serta menjadi aktor. Saya bersyukur karena bisa mendapatkan kesempatan untuk mengalami Ujian Praktek ini, banyak tantangan yang sudah saya alami selama proses pengerjaan serta finalisasi dalam Ujian Praktek Pagelaran ini. Dari peran ini, saya belajar untuk bertanggung jawab, tegas, konsisten dan persisten, serta komunikasi

Pada awalnya, saya cukup kaget dengan tokoh yang dipilih oleh kelas, karena setelah saya melakukan riset, informasi dari Pater Beek serta tokoh-tokoh yang ada dalam hidupnya sangatlah sedikit, sebagai Sie Kostum, tentu hal tersebut menjadi sebuah masalah, karena saya belum bisa menentukan kostum apa yang akan dipakai oleh karakter sampingan yang hadir dalam hidup pater beek. Namun perjalanan ini tidak berhenti sampai di sana, banyak pertimbangan yang mengharuskan saya untuk mengambil tanggung jawab dengan tegas, seperti pembagian kostum yang masih belum jelas, lalu saya harus bisa mengkoordinir barang apa yang harus dibeli untuk kostum karakter tertentu. Saya sempat stress karena kostum yang masuk ke dalam referensi ternyata sangat mahal dan tidak sesuai harganya dengan rancangan awal. Akhirnya kami berputar mencari ide dan menemukan alternatif dalam berbagai kostum, salah satunya adalah penggunaan gamis pada baju Pater.

Tak hanya di sana, sebagai Sie Dekorasi dan Sie Perlengkapan, saya juga mengalami banyak tantangan yang harus dilalui, mulai dari ukuran laci yang tidak sesuai dengan fakta nyata, lalu adanya kebingungan dalam pembagian tugas pengerjaan properti. Namun kami bisa menuntaskan masalah tersebut dengan berjalan bersama dan mencari solusi, mulai dari pengerjaan rak buku yang mau tidak mau menjadi rak buku raksasa. Dari pengalaman ini saya belajar untuk berkomunikasi secara langsung, tidak melalui perantara, karena terkadang adanya perantara akan membuat kebingungan dari dua pihak.

Secara keseluruhan, peran saya sebagai aktor juga cukup sulit, untuk memerankan dua orang yang memiliki cara jalan, wibawa, dan pembawaan yang berbeda mengharuskan saya untuk bermeditasi ketika blackout, untungnya hal tersebut bisa berjalan dengan lancar, saya bisa memerankan 2 karakter secara sekaligus dalam satu pagelaran. Saya belajar untuk bersikap konsisten dan persisten dalam setiap dialog dan detail kecil yang ada dalam pagelaran ini, karena banyak detail kecil yang menjadi tanggung jawab masing-masing aktor dalam pagelaran ini.

Sebagai kesimpulan, saya sangat bersyukur bisa mengalami dan hadir dalam pagelaran kelas XII A4, saya mau mengucapkan terima kasih kepada para guru yang menyediakan fasilitas untuk penampilan ini, serta teman teman yang hadir dan ikut juga berproses dalam pagelaran ini. Saya percaya bahwa 1 orang yang lihai tidak dapat mengalahkan 1 kelas yang bekerja sama. Berbagai pelajaran dan kenangan indah yang sudah saya dapatkan akan terus saya kenang dan hidup dalam relung saya.

TAGS

No responses yet

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *