Artikel Persiapan dan Peran UPRAK William Sutjitro XII A4-32

Latest Comments

No comments to show.

Dalam proyek pementasan uprak drama Pater Beek, saya berperan sebagai kurir dan kurir istana, sekaligus terlibat dalam kepanitiaan sebagai anggota sie kostum dan sie perlengkapan. Dari berbagai peran tersebut, saya menyadari bahwa sebuah pementasan tidak dapat bergantung pada satu orang saja, melainkan membutuhkan kontribusi dan kerja sama semua pihak agar dapat menampilkan pertunjukan yang baik.

Melalui peran sebagai kurir dan istana, saya belajar bahwa setiap tokoh memiliki tanggung jawab dan tantangan tersendiri. Tantangan bagi setiap aktor adalah mendalami peran karena membutuhkan usaha untuk memahami karakter dan menampilkan peran secara meyakinkan. Pengalaman ini juga melatih keberanian saya untuk tampil di depan banyak orang. Saya memahami bahwa setiap peran, sekecil apa pun, tetap memiliki arti penting dalam keseluruhan cerita.

Di sisi lain, keterlibatan saya dalam sie kostum dan perlengkapan memberi saya pengalaman bekerja di balik layar. Pada sie kostum, saya ikut menyiapkan dan mencari kostum yang sesuai dengan latar zaman serta karakter tokoh. Saya belajar bahwa busana berperan dalam membangun identitas dan suasana cerita. Sementara itu, dalam sie perlengkapan, saya membantu menyiapkan berbagai properti pendukung pementasan. Saya terlibat dalam menyiapkan dan memastikan perlengkapan siap digunakan agar pertunjukan dapat berjalan lancar .

Dari seluruh proses ini, saya belajar untuk bersikap konsisten, disiplin, bertanggung jawab, serta menghargai waktu. Tantangan seperti mencari referensi kostum zaman dahulu, membagi waktu antara latihan dan persiapan, hingga menghadapi perbedaan pendapat dalam kelompok menjadi bagian dari pembelajaran. Kami belajar berdiskusi dan mencari solusi bersama. Kebersamaan dalam tim membuat kami dapat saling melengkapi kekurangan satu sama lain.

TAGS

No responses yet

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *